Nabi s.a.w. telah memanggil kami, maka berbaiāah (berjanji setia) dengannya. Baginda perintah kami berjanji setia untuk dengar dan taat (kepada pemerintah) pada perkara yang kami suka dan kami benci, dalam keadaan kami senang dan susah, juga ketika pemimpin lebih mementingkan diri mereka melebihi kami. (Kami juga berjanji setia) tidak akan merebut kuasa dari pemerintah melainkan jika melihat kufr bawah (kufur yang nyata), yang ada bukti dari Allah (kekufuran yang jelas dengan dalil syarak)
-- HR. Bukari dan Muslim |